Apa itu Ice Breaking?

Ice Breaking Outbound

Pengertian Ice Breaking

Ice breaking bisa diartikan dengan memecah es. Dalam sebuah kegiatan Ice breaking bisa diartikan dengen memecah kebekuan / kebuntuan. Yang berguna untuk mencairkan suasana agar keadaan kegiatan menjadi lebih rileks dan tidak tegang. Ice breaking bisa digunakan dalam berbagai macam kegiatan atau acara. Biasanya sesi ice breaking diletakan di bagian awal dalam sebuah kegiatan atau pembuka sebelum masuk ke inti acara.

 

Tujuan Ice Breaking

Tujuan dari Ice breaking adalah agar peserta lebih fokus dan tertarik akan inti acara sebenarnya. Dengan ice breaking, tugas moderator / fasilitator dalam menyampaikan suatu informasi menjadi lebih mudah dikarenakan para peserta sudah lebih fokus dan tertarik. Dengan Ice breaking, akan tercipta keakraban antar peserta dan antar pembicara ke peserta. Dengan begitu, agenda setelah ice breaking menjadi lebih akrab dan menyenangkan walaupun tema acaranya berat.

 

Acara Apa Yang Memerlukan Ice Breaking

Kegiatan atau acara yang memerlukan ice breaking banyak macamnya, antara lain:

  • Training
  • Meeting
  • Outbound
  • Kelas
  • Dan lain – lain

 

Jenis Ice Breaking

Ice breaking dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis, antara lain:

  • Gerak anggota tubuh : Fasilitator akan memberikan sebuah instruksi yang akan membuat para peserta menggerakan anggota tubuhnya. Bisa berupa tepuk tangan, sentuh anggota tubuh, atau berjalan.
  • Bernyanyi : Jenis ini dapat dilakukan jika para peserta sudah terlihat mudah cair. Juga, menyanyi akan menumbuhkan rasa semangat yang tinggi.

 

Catatan Penting Untuk Ice Breaker

  • Tugas fasilitator adalah untuk mencairkan suasana. Feeling seorang fasilitator sangat diandalkan dalam sesi ice breaking. Jika suasana sudah cair, fasilitator sebaiknya menyudahi sesi ice breaking dan pindah ke sesi lainnya. Jika dalam waktu tertentu, peserta belum terlihat mencair, seorang fasilitator harus punya¬† “jurus” andalah yang kemungkinan berhasilnya tinggi, untuk mencairkan suasana.
  • Kesan / citra seorang fasilitator sangatlah penting. Agar para peserta mau melakukan sesuai kehendak kita. Jika peserta tidak lagi menghormati fasilitator, besar kemungkinan ice breaking bisa gagal.
  • Ketika ice breaking dilakukan, fasilitator harus sudah bisa membaca karakteristik peserta. Hal ini akan menentukan jenis ice breaking apa yang harus dilakukan untuk karakter para peserta. Karakter para peserta dapat didukung oleh umur, jabatan, tingkat pendidikan, dan jenis pekerjaan.

Untuk anda yang membutuhkan kegiatan ice breaking sebelum kegiatan berlangsung. Anda dapat menghubungi kami. Namun, jika anda membutuhkan kegiatan ice breaking plus dengan outboundnya, anda dapat memilih paket outbound terbaik yang telah kami rancang untuk anda.

Silahkan hubungi kami untuk mendapatkan paket yang sesuai dengan kebutuhan dan budget anda.